OPTIMISME DI BALIK PESIMISME

Kala itu kegiatan sedang berlangsung,, Kegiatan yang mau tidak mau membawa nama Universitas yang prospeknya notabene sangat baik dalam Masyarakat.. Hari itu, tanggal 12 Desember,,,,


Ketika semua pengurus BEM Universitas sedang bingung apa yang harus dilakukan. Akhir tahun yang membuat kita merasa Pesimis tapi di samping itu ada Rasa Optimis yang mendukung jiwa ini… Hati tertegun ketika tahu peserta kegiatan tidak melebihi 30 Orang. Aku yang biasanya menyemangati teman-teman ternyata pagi itu air mata langsung mengalir tanpa terasa dan teman-teman yang menyemangatiku… Semuanya bercampur aduk,, perasaan Optimis tapi dibalik itu ada balutan rasa pesimis yang menggerogoti jiwa… Rasanya hari itu tidak berpihak pada kami… Aku pun ikut sadar bahwa “ Bukan hasil yang akan dinilai,tapi Usaha yang akan bernilai baik bagi semuanya”. Ada apa gerangan pada kegiatan BEM UNIVERSITAS…. Dana yang selama ini diharapkan banyak tapi apalah daya hanya berkisar 30%.... Saya diharapkan untuk terus Optimis tapi kenapa selalu datang Rasa Pesimis. Bagaimana lagi bila itu yang harus terjadi???? Kita harus berbesar hati………… Saat tahu juga Pak REKTOR tidak sempat hadir untuk membuka acara… Oh My GOD, Lengkaplah sudah…. Hanya satu yang aku rasa “Down”….. Tapi yang jelasnya aku tak pernah merasakan dan mengalami hal itu sebelumnya…… Hari itu aku stress tapi aku harus bangkit dalam kesedihanku yang membuat aku hampir Frustasi. Badan Eksekutif mengukir sejarah perjuangan yang menoreh kebijaksanaan dalam memposisikan diri….
Tapi Buat semuanya “ Apapun yang terjadi Berhasillah”.
Karena
“ Aku menilai diri ini dengan apa yang aku pikirkan, tapi Orang menilai kita dengan apa yang kita kerjakan”
Dan Berfokuslah pada peningkatan kemampuan anda
Yang membuktikan Bahwa:::
“Orang dapat dibagi tiga kelompok: 1. Orang yang membuat sesuatu terjadi!!!! 2. Orang yang melihat sesuatu terjadi!!!! 3. Orang yang bertanya-tanya apa yang terjadi!!!!
Termasuk apakah anda!!!!????
Apakah anda sadar bahwa:
“ Beban harus dikondisikan menjadi kewajiban,kewajiban harus bisa dikondisikan sebagai kebutuhan, Kebutuhan bisa dikondisikan sebagai kesyukuran, kesyukuran harus bisa dikondisikan menjadi sebuah kecintaan. Dan kecintaan akan melahirkan suatu kenyamanan.”
Dan
“ Apabila kita mengeluhkan sesuatu yang tidak ada, maka kita akan terbutakan pada apa yang sebelumnya telah ada bersama kita. Dan segala apa yang bisa kita capai dengannya”.
Nah Dibalik itu….!!!!! Pasti ada Hikmahnya..
Optimisme dan Pesimisme adalah sikap-sikap yang mempengaruhi cara hidup kita.
Tapi suatu sikap yang pesimis juga berpengaruh pada organisme kerja tubuh. Apa yang menjadi sikap hidup yang optimis dan pesimis? Optimis dan pesimis bukanlah sifat bawaan. Optimis dan Pesimis adalah kecenderungan manusia yang utama ,Manusia sadar menghadapi masa depan yang belum diketahui. Akal tak dapat mengetahui suatu pengetahuan yang pasti tentang masa depan, dia membangun pengharapan yang diharapkan atau penuh dengan keraguan. Optimis Memiliki Pengaruh Pengaruhnya sangat besar . Seseorang yang optimis mulai dari anggapan bahwa mereka berhasil. Maka itulah sebabnya mengapa 85% apa yang mereka lakukan berhasil.
Orang yang Optimis secara tidak sadar menggunakan kemampuan dan kekuatannya yang efektif. Sikapnya Positif dan terbuka, Sedangkan orang pesimis Enggan, penuh keraguan dan tak dapat menggunakan kemampuannya dengan berani dan bebas yang menyebabkan kegagalan itu sendiri.
Maka dari itu, Berbaik sangkalah kepada Allah, Karena Allah Maha Besar….
Semoga dalam setiap pengalaman membuat kita mengambil seluruh Hikmah dibalik itu agar proses berpikir kita menjadi lebih Matang. Semoga menjadi bahan renungan kita bersama, Salam saya buat anda & Keluarga.

8 komentar:

  1. Renungan yang menyejukkan, marilah kita awali segalanya dengan doa sehingga langkah kedepan kita dimudahkan olehNYA! Amin!

    BalasHapus
  2. jangan patah semangat!!!

    optimis sekaligus positif thinkking..

    BalasHapus
  3. Kunjungan pertama di sebuah sore. Artikel mantap. Salam kenal.

    BalasHapus
  4. mantap pencerahannya...thanks ya...

    BalasHapus
  5. tetapo optimis never give up

    BalasHapus
  6. blog anda luarbiasa isinya alangkah bagusnya jika memakai readmore

    BalasHapus
  7. optimis tapi tetap realistis. itu yg seharusnya kita sikapi.

    BalasHapus

Berbicaralah dan menulislah,dengan semua pengindahan yang bisa Anda upayakan. Memang kita tidak tahu siapa yang akan membaca keindahan hati dan pikiran Kita, Tetapi yakinlah, bahwa Tuhan telah mendengar dan membaca keindahan hati dan pikiran Kita. Silahkan komentar..!!!!